Akibatnya,
kapal yang membawa puluhan penumpang itu pun terhambat dan terlambat
tiba di pelabuhan Pulau Pramuka. "Akibat Cuaca buruk, mengakibatkan
transportasi laut terhambat. Kapal-kapal yang tiba ataupun akan
berangkat menjadi terlambat. Begitupun dengan jadwal kedatangan KM Bina
Karya ke Pulau Pramuka terlambat tiba," ujar Beton nahkoda kapal KM Bina
Karya, kepada beritapulauseribu.com.
Demi
keselamatan penumpang, lanjut dia, nahkoda pun lebih memilih untuk
memutar haluan dan mampir ke pulau Onrust. "Waktu berangkat tadi
cuacanya agak sedikit tenang. Ternyata ketika jauh berapa kilo meter
dari pelabuhan muara angke cuaca berubah memburuk terpaksa kapal mampir
ke pulau terdekat yaitu pulau onrust," katanya.
Dia
menambahkan, kapal akan kembali diberangkatkan, apabila cuaca sedikit
membaik dan aman untuk pelayaran. "Kami tidak ingin mengambil resiko.
Keselamatan penumpang dan keselamatan pelayaran tetap yang utama,"
tegasnya.
Sementar itu,
Isti (21), salah seorang penumpang mengatakan, ektrimnya cuaca
diperairan Kepulauan Seribu ini mengakibatkan dirinya mabok laut,
lantaran merasakan gelombang yang begitu tinggi. "Biasanya tidak mabok
laut, sekarang jadi mabok, ombaknya gede banget, mudah-mudahan selamat
sampai tujuan, amin," harapnya.
Sumber : http://beritapulauseribu.com

