"Ya tadi
sekitar pukul 17.30 wib, dua hektar hutan terbakar akibat putung rokok
yang dibuang secara sembarangan," tutur Pardjoko Kepala Suku Dinas
Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Kepulauan.
Menurutnya,
untuk dapat menjinakan api yang terus berkobar dilahan tersebut pihaknya
telah menurunkan satu unit Fair Boat dan 6 personil ke tempat kejadian
perkara (TKP). "Alhamdulillah setelah kurang lebih 3 jam kami berhasil
memadamkan api," jelasnya.
Farjoko
menambahkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, pihaknya pun
mengaku belum bisa memastikan berapa jumlah kerugian akibat peristiwa
tersebut. "Beruntung api berhasil dipadamkan tidak sampai merambat ke
pemukiman dan sekolah Madrasah Tasyanawiyah (MTS) yang lokasinnya hanya
berjarak 100 meter dari lokasi kebakaran," ungkapnya.
Agar tidak
terullang kejadian serupa, Pardjoko meminta masyarakat Pulau Seribu
tidak membuang puntung rokok dan membakar kayu disembarang tempat yang
akhirnya bisa mengakibatkan kebakaran. "Dalam waktu dekat ini kami akan
mengadakan simulasi kebakaran kepada warga Pulau Seribu. Dengan begitu
warga bisa tahu bagaimana cara menanggulangi kebakaran," pungkasnya.

