Nardi (38)
Nahkoda KM Sinar Alam, jurusan Muara Angke Kepulauan Seribu Utara
menuturkan, akibat gelombang tinggi jadwal keberangkatan kapal ojek
tradisional harus molor dengan pertimbangan faktor keselamatan
penumpang. "Kami tidak mau ambil resiko, terpaksa jadwal keberangkatan
kapal molor demi keselamatan ratusan penumpang," ujar Nardi kepada
beritapulauseribu.com, Selasa (5/8/2014).
Menurutnya,
kalau cuaca normal, jarak tempuh Muara Angke menuju Pulau Pramuka hanya
ditempuh dengan waktu 2 hingga 3 jam. Namun akibat tingginya gelombang
diperairan Pulau Seribu terpaksa banyak kapal ojek yang memundurkan
waktu keberangkatan. Seperti misalanya, kapal yang biasa berangkat dari
Muara Angke ke Pulau Seribu bagian utara jam 07:00 wib dan tiba jam
10:00 wib saat ini jadwal keberangkatan KM Reguler dimajukan sekitar
jam 08.00 wib atau jam 09:00 wib. "Kalau biasanya tiba di Pulau Seribu
Jam 10.00 wib, saat ini tiba di Kepulauan Seribu Utara bisa jam 13:00
wib atau jam 14:00 wib begitu sebaliknya," katanya.
Sementara
itu, dalam perjalanan arah pulang sambung Nardi, banyak pulau yang harus
kami singgahi untuk memberikan rasa aman kepada para penumpang kapal.
"Biasanya kita lakukan transit pertama di Pulau Onrus, kemudian Pulau
Untungjawa untuk melepas kepenatan agar penumpang juga tidak pusing dan
mabok laut, terakhir kita transitkan kapal di Pulau Pari," pungkasnya.
Sumber : http://beritapulauseribu.com

