Gugusan kepulauan seribu merupakan salah
satu tempat untuk menghabiskan akhir pekan yang bisa kita lakukan
bersama teman ataupun keluarga. Akses kesana pun terbilang mudah untuk
dijangkau khususnya dari Jakarta. Cukup menaiki kapal dari Pelabuhan Muara Angke Jakarta ke Pelabuhan yang berada di beberapa pulau Utama seperti Pulau Tidung dan Pulau Pramuka.
Saya dan beberapa orang Teman, Winny, Hery dan Nurul berangkat sabtu pagi dari Jakarta menuju ke Pulau Pramuka. Cukup membayar Rp.30.000 perorang untuk satu kali perjalanan menggunakan Kapal menuju langsung ke tujuan. Kali ini tujuan berlibur kami bukan ke Pulau Tidung, Tapi ke Pulau Pramuka dan beberapa Pulau kecil Lainnya yang bisa dijangkau dari Pulau Pramuka.
Perjalanan ditempuh lebih kurang lebih
selama 4 Jam. Selama perjalanan, kita akan diombang-ambing oleh ombak
lautan yang lumayan keras. Saya pribadi hampir muntah karena perut saya
terasa kurang enak akibat goncangan kapal yang lumayan kencang
kesana-kemari. Syukurlah, Kapal merapat ke Pelabuhan di Pulau Pramuka sebelum saya mengeluarkan sebagian isi perut saya. Hehehheheh, tapi kepala saya masih terasa berat dan sedikit pusing.
Gambar. Berfoto didepan Gapura Pulau Pramuka
Hari Pertama di Pulau Seribu
Kami pergi tanpa rencana yang pasti
sehingga sedikit bingung untuk melanjutkan perjalanan. Namun Hery a.k.a
Bolang memiliki segudang rencana yang terbilang matang untuk melakukan
perjalanan. Bukan Bolang namanya klo tidak tahu apa yang harus dilakukan
selanjutnya ketika melakukan perjalanan. Yap, Makan. Hahahhahahah.
Gambar. Sambil Nunggu Makanan Datang, Berfoto Dulu. Jeprett!!
Setelah makan, kami berempat bergegas
mencari penginapan sebelum hari semakin siang, badan sudah mulai lelah
karena memanggul beban di punggung. Ada beberapa Opsi yang kami buat
untuk menetap di salah satu Pulau Seribu ini. Opsi yang pertama,
mencri penginapan murah, yang kedua mendirikan tenda di Pulau Pramuka
dan yang terakhir, melanjutkan perjalanan ke pulau selanjutnya dan
mendirikan tenda disana.
Setelah berkeliling di Pulau Pramuka,
akhirnya kami mendapatkan Home Stay dengan harga yang terbilang
terjangkau, Rp. 200.000,- . Tempat yang terbilang cukup luas terdiri
dari Ruang Nonton, Sebuah Kamar, Ruang Belakang dan Kamar Mandi. Lumayan
murah.
Perut sudah diisi, barang-barang sudah
ada tempat untuk diletakan. Selanjutnya, menikmati liburan di Kepulauan
Seribu. Tujuan Bolang dan Nurul untuk berlibur di Kepulauan Seribu
sangat jelas, yakni untuk Snorkling. Hal ini terlihat dari persiapan
mereka yang begitu matang, mereka telah membawa peralatan Snorkling
Lengakap untuk mereka berdua. Sedangkan Saya dan Winny, hanya ingin
berlibur dari penatnya rutinitas di Jakarta.
Tapi rencana untuk snorkeling sebenarnya
tidak terlalu buruk, jadilah kami beremapat untuk bersnorkling ria di
Pulau Seribu ini. Kami mencari tempat penyewaan peralatan snorkeling di
Pulau Pramuka, akhirnya dapat dua Set peralatan Snorkling dengan harga
sewa perhari Rp.35.000,-.
Tapi kami belum tahu dimana Spot yang
bagus untuk Snorkling disini. Tapi sekali lagi, Bukan Bolang namanya klo
tidak bisa mendapatkan tempat yang bagus. Yap, Pulau Karya. Pulau Karya
merupakan salah satu pulau yang masih masuk gugusan kepulauan Seribu.
Pulau ini tidak terlalu jauh, karena bisa ditempuh kurang dari 15 menit
dari pulau pramuka dengan menggunakan “OJEK”. Yap Ojek, Ojek adalah
sebutan untuk perahu kecil yang digunakan sebagai alat transportasi
antar pulau di Kepulauan Seribu. Cukup dengan membayar Rp.3.000,- kami
sudah diantarkan langsung ke Pulau Karya.
Snorkling.
Winny sebenarnya kurang begitu senang
snorkeling. Tampaknya dia berkeinginan berjalan mengelilingi pulau
dengan menggunakan Sepeda. Tapi kami sudah puas mengelilingi Pulau
Pramuka tadi. Jadilah ia ikut bersama Hery untuk Snorkling. Selain itu,
dia juga kurang pandai snorkeling, termasuk saya. Tapi tetap sebelum
mulai snorkeling, Bukan Winny namanya jika tidak mendokumentasikan
dirinya dimanapun ia berada. Hahahahha. Dasar Narsis.
Jujur, perairan di Kepulauan seribu ini
masih terbilang bagus dibandingkan dengan laut Jakarta yang begitu
coklat. Namun sayang terumbu karangnya kurang bagus dan ikan-ikannya
juga kurang beraneka ragam. Namun itulah kondisi yang ada saat ini.
Memang tidak bisa dibandingkan dangan Kupang dan Pulau-Pulau lainnya di
NTT. Kupang memang surge petualang.
Karena memang tidak pandai snorkeling,
akhirnya Winny menyerah dan kembali ke daratan tentunya saya juga
menemaninya. hehhehehe. Ketika didaratan, iya malah menghabiskan
waktunya dengan bermain pasir. Dasar Dabooo. Tapi belum lengkap klo
tidak berfoto. Hehehhehe, Memang Ratu Narsis.
Hampir 3 jam lebih kami berada di Pulau
Pramuka. Hery dan Nurul juga telah bergabung dengan kami di daratan dan
menikmati beberapa cemilan dan panorama alam dari Pulau Pramuka. Yang
unik disni, Terdapat beberapa burung Bangau yang sedang menangkap ikan
di Pesisir Pantai. Indah sekali. Terbilang langkah menurut saya pribadi.
Makan Malam diatas Laut, Nusa Resto
Setelah puas dengan acara snorkeling dan
bermain pasir di Pulau Karya. Kami berempat berencana pulang ke Pulau
Pramuka. Namun Winny mengajak kami untuk makan terlebih dahulu. Tadi
diperjalanan menuju ke Pulau Karya, kami melihat terdapat sebuah Resto
diatas Laut, NUSA RESTO. Jadilah kami menuju kesana setelah
bersenang-senang di Pulau Karya.
Makan Malam di atas Laut sambil memandang
kea rah matahari terbenam. WOW, sungguh pengalaman yang terbilang luar
biasa. Meskipun Matahari Sore itu sedikit terhalang langit yang mendung.
Makanan yang tersedia di Nusa Resto diramaikan oleh Hidangan Sea Food. Langsung dari penakaran ikan yang terdapat disana.
Gambar. Aneka Hidangan Laut ala Nusa Resto
Puasssss……..Meskipun harga yang dipatok terbilang mahal namun setara dengan yang kami dapatkan disana.
Hari Kedua di Pulau Seribu
Di hari kedua ini, Hery dan Nurul kembali
berencana untuk melakukan snorkeling di spot lainnya (Entah kemana
mereka berdua pergi). Namun kali ini Winny punya rencana lain untuk
liburannya. Keliling Pulau Pramuka dan mengambil beberapa Foto (Red.
Beberapa Foto bagi Winny terbilang Banyak, Ratusan…Tidak-tidak Ribuan.
Foto yang didominasi oleh Wajahnya.hehehhehe).
Saya dan Winny berkeliling di Pulau
Pramuka. Mencari lokasi yang bagus untuk diambil gambarnya. Ada tembok
penahan ombak yang terbilang cukup bagus lokasinya untuk diambil gambar.
Jepret sana jepret sini, lumayan gambar yang kami dapat. Selanjutnya
kami berkeliling kesisi lainnya dari Pulau Pramuka, Hutan Bakau. Sebuah
tempat yang digunakan untuk pelestarian Hutan Bakau yang bermamfaat guna
melindungi pesisir pantai dari Pulau Pramuka. Nica Place, jepret.
Setelah Puas mengambil foto, Kami mencari
makanan untuk megis perut yang mulai lapar. Setelah itu Winny mengajak
untuk mencari sebuah souvenir guna dibawa ke Jakarta sebagai koleksi
perjalanannya. Sebuah Asbak kaca berbentuk penyu dengan maket kehidupan
laut didalamnya. Cantik.
Gambar. Asbak Kaca Berbentuk Penyu
Jam 1.00 waktu setempat, dua buah kapal menuju Jakarta sudah merapat di Pulau Pramuka. waktunya kami pulang.
Gambar. Winny, Hery dan Nurul. Lets We Go Home!!
Sumber : http://anekahobi.wordpress.com

