Hingga H-3 Idul Fitri pemudik ke Pulau Seribu masih normal dan belum ada
lonjakan berarti. Alhasil, Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI
Jakarta tidak menambah armada kapal.
Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan dan Kepelabuhanan, Dinas
Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Syamsudin mengatakan,
penambahan kapal biasanya bersifat darurat. Saat ini belum diperlukan
penambahan armada.
"Cukup dua kapal KM Krapu saja yang
beroperasi ke Pulau Seribu, karena belum terjadi lonjakan penumpang,"
katanya, Selasa (14/7).
Namun, untuk mengantisipasi adanya lonjakan penumpang, pihaknya telah menyiapkan satu armada tambahan.
Dishubtrans
mempunyai 12 kapal angkutan penyeberangan ke Pulau Seribu.
Masing-masing KM Krapu 6 unit, KM Catamaran 3 Unit, KM Paus 1 unit dan
KM Lumba-Lumba 2 unit, kini semuanya dalam proses dooking, kecuali KM
Krapu.



0 komentar: