Atraksi dimulai dengan pempilan tari selamat datang oleh penari dari
Sanggar Apung Kelurahan Pulau Panggang. Lalu, dilanjutkan dengan atraksi
pendekar pencak silat dari Kelurahan Pulau Tidung, dan tak mau
ketinggalan dan memukau penonton yakni penampilan gemulai tari suku
bugis dari Kelurahan Pulau Kelapa.
Ketua Pelaksana Kegiatan Didi Setiadi mengatakan, festival seni dan
budaya ini bertujuan menanamkan kecintaan generasi muda Kepulauan Seribu
dengan Seni dan Budayanya. Karena, kebudayaan dan kesenian merupakan
identitas suatu wilayah dan harus dimilik. Lalu, kegiatan ini juga
menjadi hiburan masyarakat sekaligus tontonan bagi pengunjung wisata
yang sedang berlibur di Kawasan Wisata Jembatan Cinta di Pulau Tidung.
"Seni dan Budaya identitas satu wilayah, karenanya dengan festival ini
kita coba mencari identitas Kepulauan Seribu. Ternyata, pelaku seni di
Kepulauan Seribu tidak sedikit dan antusias mengikuti kegiatan ini,"
tutur Didi.
Selain seni dan budaya dari Kepulaun Seribu, kata dia, pagelaran juga
diramaikan dengan atraksi teatrikal Hari Bangsaan dari Sanggar Tari
Modern El dancer yang mengajak para penonton untuk ikut bersama menari.
"Kita sengaja menampilkan tari modern agar menjadi motivasi pelaku seni
dan budaya di Kepulauan Seribu," ujarnya.
Didi yang juga Ketua KNPI Kabupaten Kepulauan Seribu mengatakan,
pagelaran seni dan budaya yang merupakan program kerja Unit Pelayanan
Bahtera Jaya tahun 2013 ini dapat menjadi wadah apresiasi seni dan
budaya Kepulauan Seribu yang nantinya dapat menjadi daya tarik dan
mendukung aktivitas pariwisata.
Selama ini, sambungnya, bila Kepulauan Seribu hanya menjual wisata dari
keindahan alam, lambat laun akan memudar. Namun, bila didukung dengan
promosi seni dan budaya, pariwisata Kepulauan Seribu akan lebih
berkembang, karena akan menjadi pilihan bagi pengunjung wisata yang
datang.
"Kita lihat Pulau Bali, bila hanya mngandalkan keindahan alamnya akan
ditingglkan. Namun, karena seni dan budayanya kuat, Bali hingga saat ini
masih menjadi trandmark wisata di Indonesia," jelasnya.
Kepala UP Bahtera Jaya Juharto mengaku bangga dan berjanji akan
menjadikan kegiatan Festival Seni dan Budaya ini sebagai agenda tahunan.
Antusias peserta dan penonton mendorong dia untuk lebih meningkatkan
kualitas atraksi yang ditampilkan. Sehingga, suatu saat nanti akan
ditemukan seni dan budaya asli di Kepulauan Seribu.
"Dengan program kerja ini, Bahtera Jaya memfasilitasi pemuda dan remaja
di Kepulauan Seribu untuk lebih menggali akar kesenian dan
kebudayaannya. Selain itu, kegiatan juga merupakan upaya dukungan
pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu," kata Juharto.
Selanjutnya, Juharto mengatakan, di tahun 2013 ini Bahtera Jaya memiliki
sejumlah kegiatan yang berdampak langsung dalam pengembangan
kreatifitas pemuda dan remaja di Kepulauan Seribu. Segmen kegiatan yang
dilaksanakan mengakomodir hampir semua aktivitas kepemudaan dan remaja
di Kepulauan Seribu.
"Bahkan, kegiatan itu juga mendukung upaya-upaya Kabupaten Administrasi
Kepulauan Seribu dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya, termasuk
pengembangan potensi pariwisata," tandasnya. [af]

