Tampilkan postingan dengan label Olah Raga. Tampilkan semua postingan


Rangkaian Musyawarah Olahraga Kabupaten Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepulauan Seribu memutuskan Achmad Ludfi sebagai Ketua Umum KONI Kepulauan Seribu periode 2013-2017 menggantikan ketua sebelumnya Abdurahman Andit. Ludfi terpilih secara voting secara tertutup melalui Musyawarah yang berlangsung di Kantor Penghubung Kabupaten Kepulauan Seribu, Gedung Mitra Praja, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (16/01/2014).

Ludfi yang mengusung motto "Seribu Pulau Ku Seribu Prestasi Ku" memperoleh 11 suara dari 13 suara pendukung mengalahkan calon lain yakni Mahyudin yang merupakan pengurus KONI periode sebelumnya. Pemilih merupakan perwakilan dari Pengurus Cabang Olahraga (Pengcab) yang berjumlah 12 Pengcab dan 1 oarng perwakilan dari penmgurus KONI.

"Alhamdulillah, ini merupakan amanat yang diberikan kepada saya untuk meningkatkan prestasi olahraga Kepulauan Seribu," ujar Ludfi yang juga Mantan Bupati Kepulauan Seribu.

Lebih lanjut Ludfi yang menggantikan , dalam kepemimpinannya ia akan lebih memberdayakan Pengcab di Kepulauan Seribu. Selain itu, memaksimalkan koordinasi kepada pihak terkait untuk bekerjasama memajukan olahraga di Kepulauan Seribu.

"Yang paling penting adalah kerja sama tim yang harus ditingkatkan, saya yakin KONI Kepulauan Seribu tak kalah dengan KONI wilayah lain," katanya.

Sementara Ketua KONI DKI Jakarta, Winny Erwindia saat menghadiri pembukaan Musyawarah tersebut berharap, KONI Kepulauan Seribu di kepengurusan yang baru harus bisa lebih baik lagi dan memiliki program kerja yang konkrit untuk peningkatan kualitas olahraga di Kepulauan Seribu.

"Kepulauan Seribu sangat baik olahraganya, sumbangsih prestasinya pun sangat baik, semoga dengan pengurusan yang baru bisa meningkatkan prestasi olahraganya," jelas Winny.

Ia berpendapat, Kepulauan Seribu sangat cocok untuk dijadikan pusat olahraga air. Dengan begitu, pihaknya akan terus berkoordinasi kepada Pemkab Kepulauan Seribu untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai pusat olahraga air.

"Kepulauan Seribu dengan potensi alam yang sangat bagus, saya rasa cocok untuk olahraga air, kedepan kita akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk membahas menjadikan Kepulauan Seribu sebagai sentra olahraga air," tuntasnya.


Sumber : http://beritapulauseribu.com 
 

Read More »


Meningkatnya prestasi diberbagai cabang olahraga di Kabupaten Kepulauan Seribu, tidak dibarengi dengan sarana prasaran yang memadai. Oleh karna itu, Pemerintah diminta untuk serius membenahi fasilitas olahraga yang layak dan nyaman. 
 
Salah seorang pemerhati Olahraga di Pulau Tidung yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan, umumnya para atlet di Pulau Seribu sudah mengukir prestasi hingga sampai ke tingkat nasional. Namun, sangat disayangkan pemerintah terkesan tak peduli terhadap fasilitas olahraga sebagai penunjang latihan.


“Sudah banyak prestasi membanggakan. Jadi, sudah sewajarnya sarana olahraga menjadi perhatian bersama,” ungkapnya, kepada beritapulauseribu.com, Rabu (04/12/2013).

Ia merasa turut prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya, pihak terkait bersama Pemkab Kepulauan Seribu merasa perlu memberikan perhatian lebih terhadap bidang olahraga. “Fasilitas olahraga dengan prestasi yang sudah diraih berbanding terbalik. Ini cukup memprihatinkan,” kritiknya.

Ia mencontohkan, pernah para atlet muda di Pulau Seribu mengikuti turnamen ke luar daerah. Namun, pihak terkait tak memberikan dukungan baik moril maupun materil. Selain dana pengembangan bakat minim, sarana dan prasarana olahraga juga masih jauh dari kata layak.

Sementara itu, Gareng (26) salah seorang mantan atlet sepakbola menuturkan, dirinya pernah mengikuti kejuaraan sepakbola di Pekan Olahraga Daerah (Porda) DKI Jakarta. Namun, usai kejuaraan tidak adalagi pembinaan terhadap atlet. "Saya 3 kali mengikuti porda di bidang olahraga sepakbola, tetapi setelah itu tidak ada tindak lanjut dari pemerintah atau instansi terkait," keluhnya.

Dia juga mengatakan, Atlet di Pulau Seribu akan terus diremehkan wilayah lain jika tidak ada binaan yang berkelanjutan. "Memang ada pembinaan, tapi hanya ada di lingkungan kecamatan kepulauan seribu utara saja, itupun jarang saya jumpai. Mau di bawa kemana generasi penerus olahraga ke depannya," pungkasnya.[Ahmad Zarkasih]
 
 
 

Read More »


 

Harapan warga Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Pulau Seribu Utara, memiliki fasilitas olahraga yang nyaman dan layak sebentar lagi akan terwujud. Pasalnya, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahtera Jaya saat ini tengah melakukan renovasi lapangan voli yang selama ini kurang terawat.

Menurut pelaksana renovasi Ayub Chalik, lapangan yang terletak di RT 03/02 Pulau Panggang ini atau di sisi Pelabuhan Kapal Pulau Panggang, dibangun atas hasil Musyawaraha Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2012 lalu. Dalam Musrembang tersebut masyarakat meminta agar lapangan agar diprbaiki dan dipagar.

"Selama ini banyak warga yang mengeluhkan rumah mereka sering kejatuhan bola, maka dari itu kita bangun pagar supaya warga tidak dirugikan lagi," ungkapnya, Senin (2/12/2013).

Setelah dibangun, dia berharap warga setempat dapat ikut merawat dan menjaga lapangan yang masih dalam pembenahan. "Harapan saya semoga ini bisa membantu dan lebih bermanfaat lagi, kalau bisa jangan selalu tergantung dari pemerintah " ujarnya.

Bunayah (39), warga setempat mengaku senang dibangunnya lapangan voli yang dilengkapi dengan pagar. Tentunya, dengan dibangunya fasilitas ini bisa membantu mengurangi kecemasan warga yang selama ini merasa terganggu. "Saya sih bersyukur, semoga dengan adanya pagar pencegah rumah saya tidak lagi kejatuhan bola," harapnya.

Sebelumnya, banyak rumah warga disekitar lapangan menjadi korban jatuhnya bola voli, bahkan ada beberapa rumah yang mengalami kebocoran akibat sering kejatuhan bola ke rumah mereka. [Afriyani Aldin]

Sumber : http://beritapulauseribu.com 


Read More »