"Naiknya jadi
dua kali lipat, sebelumnya harga rajungan mentah Rp 35 ribu tapi
sekarang sudah naik jadi Rp 60 ribu," ujar Salka, warga Pulau Lancang RT
001/03 saat diwawancarai beritapulauseribu.com, Selasa (18/03/2014).
Menurutnya,
kenaikan harga kepiting tersebut sangat berdampak pada harga makanan
dengan menu kepiting rajungan. Terlebih kepiting tersebut merupakan menu
makanan khas yang sering diburu wisatawan yang berkunjung ke Pulau
Lancang.
"Kami
khawatir aja, karena terlalu mahal, jadi sepi peminat apalagi rajungan
yang matang harganya mencapai Rp 100 ribu," keluh Salka.
Menanggapi
hal itu, Lurah Pulau Pari, Bunyamin mengatakan, kepiting rajungan
merupakan salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Pulau
Lancang. Dengan mahalnya harga kepiting tersebut, pihaknya akan terus
berupaya untuk mencari alternatif agar pecinta rajungan Pulau Lancang
khususnya wisatawan tetap menikmati menu seafood tersebut.
"Mudah-mudahan
tingginya harga rajungan tidak berlangsung lama. Tapi kita masih punya
ikan teri yang bisa dijadikan oleh-oleh khas Pulau Lancang," jelas
Bunyamin.
Sumber : http://beritapulauseribu.com

