Pondok Veew terdiri dari 8 rumah yang menyediakan tempat menginap yang tepat di saat anda berkunjung ke Pulau Pramuka untuk berwisata atau urusan lainnya. Pondok Veew terletak di pinggir pantai ujung selatan pulau Pramuka.

Pondok Veew akan menyambut Anda dengan hangat dan memanjakan anda untuk beristirahat dengan nyaman dengan tempat tidur yang nyaman dan bersih di samping perawatannya yang berkualitas serta pelayanannya yang bermutu. Anda akan beristirahat dengan nyaman senyaman Anda berada di dalam kamar hotel berbintang tanpa harus membayar lebih mahal.


Bila Anda berminat dapat langsung menghubungi pengelola di Nomor 0896-7010-8666

Fasilatas :
- 1 Kamar Tidur
- Ruang Tamu
- Air Conditioner (AC)
- Dispenser
- Kamar Mandi

Penginapan Pondok Veew Tampak Depan

Penginapan Pondok Veew Langsung Menghadap Ke Laut

Kamar Yang Luas

Ruang TV  Untuk 6 Kasur Tidur

Pondok Veew  Mempunyai 8 Rumah Dalam Satu Lokasi

Pantai Pasir Putih Langsung di Depan Penginapan Veew

Pantai Pasir Putih Langsung di Depan Penginapan Veew



Read More »

















Vila Kedaton  adalah nama sebuah cottage/penginapan yang berada di Kepulauan Seribu Jakarta tepatnya di Pulau Pramuka. Penginapan ini dibangun sejak tahun 2012 dengan konsep dan fasilitas yang memanjakan. Karena cottage/penginapan kedaton menyediakan fasilitas untuk keluarga dan juga rekan kerja. Penginapan yang berada di sisi barat pulau pramuka ini bertempat di tepi pantai, dan posisi yang sangat bagus karena menghadap langsung ke arah laut dan memiliki pasir putih di sekitarnya begitu juga di depan penginapan.

Kedaton mempunyai tiga rumah dengan masing-masing kamar yang berbeda ukuran,  Rumah panggung menjadi salah satu icon atau andalan yang akan memanjakan para tamu kedaton cottage. Rumah panggung yang mempunai konsep dari bangunan kayu ini ada 6 kamar. Posisi yang semua menghadap laut, dan dibuat tinggi sekitar 4 m, agar tamu/pengunjung yang menginap bisa langsung menikmati indahnya pulau seribu dari atas. Keunggulan lain juga dilengkapi dengan ruang pertemuan/pendopo dari setiap bagian bangunan.

Untuk bangunan yang ini cocok bagi keluarga yang ingin berkumpul bersama dan terpisah dari yang lain agar bisa lebih membuat liburan semakin berkesan dengan keluarga.

Kedaton juga memiliki halaman yang cukup luas diselimuti dengan pasir putih. Lahan ini juga bisa digunakan untuk melakukan acara standin party/orgen tunggal.
 
Disamping itu keunggulan kedaton yaitu mempunyai fasilitas karaoke dengan sound system yang tidak kalah dengan tempat karaoke terkenal di jakarta. Fasilitas karaoke ini bisa digunakan kapan saja bagi tamu kedaton cottage.
 
Selain itu ada juga fasilitas watersport seperti kano dan bananaboat. Semua yang di tawarkan kepada anda. Liburan anda akan menyenangkan dan tidak terlupakan ketika anda mendapatkan fasilitas yang sesuai dengan harapan anda. Karena kedaton menjanjikan bahwa liburan anda ke pulau seribu tidak akan mengecewakan.

Specific cottage

  • Luas tanah 1000 m2
  • Luas bangunan 450 m2
  • 9 kamar tidur – kamar mandi dalam
  • TV LCD
  • Full AC
  • 2 kamar mandi luar
  • 3 pendopo
  • 3 ruang meeting/gathering
  • Ruang Karaoke
  • 2 buah kano
  • Speedboat kapsitas 7-15 orang
  • Dapur
  • Private Resto
 Bagi temen - temen yang berminat untuk menginap di Kedaton dapat menghubungi : 


Foto - Foto Penginapan Kedaton  :
Penginapan dan Ruang Meeting
 
Penginapan Panggung Kedaton dari Jarak Dekat
Model Bangunan Rumah Panggung Penginapan Kedaton
Kamar di Rumah Panggung Penginapan Kedaton
Dari Dalam Kamar Panggung Kedaton Langsung Dapat Melihat Pantai
Aktifitas Pengunjung dibawah Penginapan Panggung Kedaton
Salah Satu Gazebo di Samping Penginapan Kedaton
Kursi Goyang Salah Satu Fasilitas Penginapan Kedaton


Lapangan Pasir Putih Yang Luas di Area Penginapan Kedaton
Aktifitas Pengunjung di Lapangan Pasir Putih Kedaton
Pengambilan Gambar dari Depan Penginapan Kedaton
Rumah Panggung Pertama di Penginapan Kedaton
Ruang Santai di Depan Kamar Penginapan Kedaton
Salah Satu Kamar di Penginapan Kedaton
Salah Satu Kamar di Penginapan Kedaton
Dari Dalam Kamar Langsung Dapat Melihat Pantai
Salah Satu Kamar di Penginapan Kedaton
Dari Dalam Kamar Langsung Melihat Pantai
Kamar Mandi di Dalam Kamar Penginapan Kedaton
Kamar Mandi di Dalam Kamar Penginapan Kedaton
Pintu Gerbang Penginapan Kedaton
Fasilitas di Depan Penginapan Kedaton
Fasilitas Gazebo Panggung di Depan Penginapan Kedaton



Read More »





Read More »

0 komentar
Polisi Sub Sektor Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan menangkap empat wisatawan yang sedang menghisap ganja di Pantai Pasir Perawan, Jumat (25/3) malam. 

Kasubag Humas Polres Kepulauan Seribu, Iptu Ferry Budiharso mengatakan, ke empat pelaku adalah wisatawan, masing-masing; MI (21), warga Cilincing, Jakarta Utara; UH (30), warga Brebes, Jawa Tengah; FS (21), warga Pondok Gede, Bekasi dan AR (20), warga Cakung, Jakarta Timur.

"Keempat pelaku kita amankan di Polsubsektor Pulau Pari beserta barang bukti untuk kita proses lebih lanjut," ujarnya, Sabtu (26/3).

Menurut Ferry, saat ditangkap ditemukan satu linting ganja dan satu botol minuman keras. Namun ketika barang-barang mereka yang ada di homestay digeledah, polisi berhasil menemukan lagi dua paket ganja.

"Inilah fungsi patroli kami, selain untuk memberikan kiemanan dan kenyamanan bagi wisatawan juga mencegah peredaran narkoba di wilayah Kepulauan Seribu," tandasnya.

Sumber : beritajakarta.com 

 

Read More »

0 komentar
Pulau Tidung menjadi tempat tujuan wisata terfavorit dimasa liburan panjang akhir pekan ini. Bahkan lebih dari 3.000 wisatawan sudah menyebrang ke sana sejak, Jumat (25/3) kemarin.

"Hari ini sudah turun meski masih tinggi, kemarin ada sekitar 3.000 lebih yang menyeberang dari Dermaga Kaliadem. Tujuan terbanyak, Pulau Tidung sebanyak 93,9 persen," ujar Marihot Marulitua Sirait, Kasudin Perhubungan dan Transportasi, Kepulauan Seribu, Sabtu (26/3).

Menurutnya, libur panjang kali ini meningkat dibanding libur akhir pekan minggu lalu. "Penertiban kapal dan pengawasan penumpang terus kami lakukan agar wisatawan tetap nyaman dan aman," tandasnya.

Ditambahkannya, petugas Dishub ditempatkan di setiap dermaga. bekerjasama dengan pihak terkait seperti Polri dan Satpol PP.

Dari data yang ada diketahui, jumlah wisatawan ke Pulau Seribu kemarin dari Dermaga Kaliadem, Penjaringan Jakarta Utara mencapai 3.015 orang dengan menggunakan 22 kapal ojek dan empat kapal Dishub.

Sumber : beritajakarta.com 

Read More »

0 komentar
Libur panjang akhir pekan dimanfaatkan warga untuk berlibur ke sejumlah pulau di Kabupaten Kepulauan Seribu. 

Hingga siang ini tercatat, sekitar 1.500 wisatawan bertolak ke Pulau Seribu menggunakan kapal reguler dari Dermaga Marina, Ancol.

“Hari ini merupakan puncak arus wisatawan libur panjang akhir pekan kali ini,” ujar Budi Jeep, Manajer Marketing sebuah perusahaan jasa perjalanan dan wisata di Dermaga Marina Ancol, Jumat (25/3).

Dari data yang ada, Pulau Tidung masih menjadi tujuan favorit wisatawan disusul kemudian Pulau Pari dan Pulau Pramuka.

“Ini baru data dari kapal reguler. Kalau yang paket wisata juga banyak. Rata-rata 300 wisatawan setiap resort-nya,” katanya.

Ditambahkan Budi, jumlah wisatawan pada libur panjang akhir pekan kali ini juga naik sekitar 100 persen dibanding libur akhir pekan biasa.

Adapun suasana di Dermaga Marina Ancol sejak pukul 06.00, sudah dipenuhi wisatawan yang akan menyeberang ke Pulau Seribu. Puluhan kapal cepat sudah siaga di dermaga tersebut. Menjelang siang, kondisi dermaga berangsur-angsur sepi seiring keberangkatan kapal-kapal menuju Pulau Seribu sejak pagi.

Sumber : beritajakarta.com 
 

Read More »

0 komentar
Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu mengaku telah mengantongi Surat Keputusan (SK) pemecatan dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama terhadap empat Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan kabupaten, terkait indisipliner.

"SK pemecatan sudah ada di kita, tinggal kita berikan kepada orangnya. Mungkin hari ini kita serahkan SK-nya," ujar Ismer Harahap, Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Kamis (24/3).

Menurutnya pemecatan tersebut dilakukan Pemkab karena ke empat PNS tersebut telah melakukan indisipliner yaitu lebih dari 49 hari tidak masuk kerja tanpa pemberitahuan.

"Sanksi ini diambil agar PNS yang lain jera, dan tidak mencontoh hal yang tidak baik tersebut," tandasnya.

Ditambahkannya, acuan sanksi tersebut berdasarkan PP Nomor 53/2010 tentang Disiplin PNS dan UU Nomor 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Empat PNS yang bakal dipecat tersebut diantaranya pegawai di kantor kabupaten dan di kantor kecamatan.

Sumber : beritajakarta.com 

 

Read More »

0 komentar
Inspektorat Pembantu Kabupaten (Irbankab) Kepulauan Seribu terus melakukan investigasi terkait adanya dugaan manipulasi absensi oleh oknum pegawai negeri sipil (PNS) di beberapa Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD).

"Penyelidikan masih berjalan, jadi kami tidak akan memberitahukan UKPD-nya. Hanya saja hasilnya langsung kita laporkan ke inspektorat provinsi," ujar Ratu Fatin Hamamah, Kepala Inspektur Pembantu Kabupaten (Irbankab) Kepulauan Seribu, Kamis (24/3).

Menurutnya, sistem absensi pegawai ada dua cara, yaitu memasukkan NRK pegawai lalu direkam salah satu jarinya. Kemungkinan kecurangannya, joki setiap pagi membuka lock absen lalu memasukkan NRK setiap pegawai tetapi memakai jari joki.

"Kalau joki seperti itu bermainnya tidak akan kelihatan kecurangannya. Tapi dari print out setiap bulan akan kelihatan, pegawai absen full tidak ada yang terlambat atau berubah jamnya," tandasnya.

Ratu menambahkan, sistem tersebut dapat dimanipulasi oleh semua UKPD, sehingga saat ini pihaknya sedang mensetting ulang untuk sentralisasi operator bersama Sudin Kominfomas sehingga tidak ada lagi joki absen. Ia berharap penertiban absen ini juga dilakukan di semua SKPD di Pemda DKI.




Read More »

0 komentar
Suku Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Kabupaten Kepulauan Seribu diminta untuk mengaudit ulang seluruh bangunan milik pemerintah yang ada di wilayahnya, terutama yang sudah berusia diatas tujuh tahun.

"Kita minta seluruh bangunan diaudit kelayakannya, terutama yang sudah tujuh tahun ke atas usianya. Dengan skala prioritas sekolahan karena ini menyangkut soal korosi mengingat geografis kita di wilayah kelautan," ujar Budi Utomo, Bupati Kepulauan Seribu, Kamis (24/3).

Budi menambahkan, terkait tingkat korosi (pengeroposan) yang tinggi di wilayah Kepulauan Seribu, selain audit kelayakan, sejak pertama kontrak kerja kualitas bahan bangunan seharusnya juga diperketat pengawasannya. Sehingga kontraktor tidak asal menggunakan bahan saat membangun.

"Ini agar kasus lantai ambrol dan pondasi amblas di SMKN 61 Pulau Tidung tidak terjadi lagi. Dan Saya minta SDN 01 Pulau Kelapa juga segera diperbaiki sebelum kejadian serupa terulang lagi," tandasnya.

Sumber : beritajakarta.com 
 

Read More »

0 komentar
Inspektorat Kepulauan Seribu melakukan inspeksi mendadak (sidak) absen tangan (hand key) para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di wilayahnya. Dari hasil sidak itu, ditemukan adanya indikasi manipulasi absensi di hampir seluruh kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD).

Kepala Inspektur Pembantu Kabupaten (Irbankab) Kepulauan Seribu, Ratu Fatin Atut Hamamah mengaku curiga dengan data absensi pegawai di SKPD dan UKPD Kepulauan Seribu yang rata-rata tercatat tanpa absen, tidak pernah terlambat dan datang tepat waktu.

"Kemungkinan ada operator atau admin hand key yang menjadi joki mengabsenkan pegawai. Temuan tersebut sudah kami laporkan ke inspektorat provinsi dan bupati," katanya, Rabu (23/3).

Ratu menuturkan, Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo telah merekomendasikan agar pegawai administrasi hand key ditarik seluruhnya ke Suku Dinas Komunikasi Informasi dan Kehumasan (Kominfomas). Sehingga kebocoran sistem absen tangan tersebut bisa segera di-setting ulang.
"Beberapa sudah di-setting ulang," tandasnya.

Sumber : beritajakarta.com 
 

Read More »

0 komentar
Pemerintah memberi subsidi sebesar Rp 5,9 miliar untuk ongkos angkut penumpang kapal KM Sabuk Nusantara 46. Dana itu berasal dari anggaran Public Service Obligation (PSO) Kemenhub dari DIPA pada Satuan Kerja Sunda Kelapa, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub.

Alhasil, penumpang hanya perlu membayar Rp 15.000 per orang sekali jalan ke Pulau Seribu. Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan ,merinci biaya Rp 15.000 itu terdiri dari ongkos tiket Rp 12.000 per orang ditambah biaya asuransi Rp 3000.

"Jadi total sekitar Rp 15.000 sekali jalan. Mau turun di pulau mana pun Rp 15.000. Rp 15.000 mahal atau murah," kata Jonan saat peresmian KM Sabuk Nusantara 46 di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (28/1/2016).

Kapal tersebut melayani rute Sunda Kelapa-Kepuluauan Seribu PP ditempuh dalam waktu 8 jam, yaitu 4 jam berangkat dan 4 jam pulang. Selain itu, KM Sabuk 46 memiliki kapasitas 114 penumpang dan 100 ton barang.

Tapi, apabila tak mengangkut barang, maka KM Sabuk Nusantara 46 mampu mengangkut 225 orang.

"Nah, makanya kita sediakan life vest (rompi pelampung) ada 225. Tolong jangan diisi lebih dari itu. Saya nggak mau kapal ini jadi kapal nggak aman," kata Jonan.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menambahkan, kapal itu akan beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 dari Pelabuhan Sunda Kelapa menuju 3 pulau di Kepulauan Seribu.

"Sampaikan ke masyarakat Jakarta yang mau ke Pulau Seribu, sekarang ada kapal yang langsung ke Pulau seribu. Rutenya, Untung Jawa-Tidung-Kelapa," kata pria yang beken dipanggil Ahok itu.

Sumber : http://finance.detik.com/read/2016/01/28/174453/3129766/4/jalan-jalan-ke-pulau-seribu-sekarang-cuma-bayar-rp-15000

Read More »

0 komentar
Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan hari ini meresmikan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 46. Kapal ini akan melayani rute Pelabuhan Sunda Kelapa di Jakarta Utara ke Kepulauan Seribu (PP). "Ini salah satu kapal yang tidak besar, yang digunakan untuk melayani Kepulauan Seribu dengan Pelabuhan Sunda Kelapa. Kita selenggarakan 1 kapal maka 1 hari 1 kali PP," kata Jonan saat peresmian KM Sabuk Nusantara 46 di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (28/1/2016).
Rute Sunda Kelapa-Kepuluauan Seribu PP ditempuh dalam waktu 8 jam, yaitu 4 jam berangkat dan 4 jam pulang. Selain itu, KM Sabuk 46 memiliki kapasitas 114 penumpang dan 100 ton barang. Tapi, apabila tak mengangkut barang, maka KM Sabuk Nusantara 46 mampu mengangkut 225 orang. "Nah, makanya kita sediakanlife vestada 225. Tolong jangan diisi lebih dari itu. Saya nggak mau kapal ini jadi kapal nggak aman," kata Jonan.


Pemerintah juga memberikan subsidi sebesar Rp 5,9 miliar untuk ongkos kapal sehingga penumpang cukup membayar Rp 12.000 sekali jalan ditambah biaya asuransi. Jonan menambahkan, penentuan dari mana kapal itu mulai berangkat akan diatur oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama Kepala Syahbandar di Pelabuhan Sunda Kelapa.

Rencananya, Kementerian Perhubungan akan menambah 1 kapal lagi sehingga bisa berangkat dari Pelabuhan Sunda Kelapa maupun Kepulauan Seribu.

Pemerintah memberi subsidi sebesar Rp 5,9 miliar untuk ongkos angkut penumpang kapal KM Sabuk Nusantara 46. Dana itu berasal dari anggaran Public Service Obligation (PSO) Kemenhub dari DIPA pada Satuan Kerja Sunda Kelapa, Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub. Alhasil, penumpang hanya perlu membayar Rp 15.000 per orang sekali jalan ke Pulau Seribu. Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan ,merinci biaya Rp 15.000 itu terdiri dari ongkos tiket Rp 12.000 per orang ditambah biaya asuransi Rp 3000. "Jadi total sekitar Rp 15.000 sekali jalan. Mau turun di pulau mana pun Rp 15.000. Rp 15.000 mahal atau murah," kata Jonan saat peresmian KM Sabuk Nusantara 46 di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (28/1/2016).

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menambahkan, kapal itu akan beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 dari Pelabuhan Sunda Kelapa menuju 3 pulau di Kepulauan Seribu. "Sampaikan ke masyarakat Jakarta yang mau ke Pulau Seribu, sekarang ada kapal yang langsung ke Pulau seribu. Rutenya, Untung Jawa-Tidung-Kelapa," kata pria yang beken dipanggil Ahok itu.

Read More »

0 komentar
Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan hari ini meresmikan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 46. Kapal ini akan melayani rute Pelabuhan Sunda Kelapa di Jakarta Utara ke Kepulauan Seribu (PP).

"Ini salah satu kapal yang tidak besar, yang digunakan untuk melayani Kepulauan Seribu dengan Pelabuhan Sunda Kelapa. Kita selenggarakan 1 kapal maka 1 hari 1 kali PP," kata Jonan saat peresmian KM Sabuk Nusantara 46 di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (28/1/2016).

Rute Sunda Kelapa-Kepuluauan Seribu PP ditempuh dalam waktu 8 jam, yaitu 4 jam berangkat dan 4 jam pulang. Selain itu, KM Sabuk 46 memiliki kapasitas 114 penumpang dan 100 ton barang.

Tapi, apabila tak mengangkut barang, maka KM Sabuk Nusantara 46 mampu mengangkut 225 orang.

"Nah, makanya kita sediakan life vest ada 225. Tolong jangan diisi lebih dari itu. Saya nggak mau kapal ini jadi kapal nggak aman," kata Jonan.

Pemerintah juga memberikan subsidi sebesar Rp 5,9 miliar untuk ongkos kapal sehingga penumpang cukup membayar Rp 12.000 sekali jalan ditambah biaya asuransi. Jonan menambahkan, penentuan dari mana kapal itu mulai berangkat akan diatur oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama Kepala Syahbandar di Pelabuhan Sunda Kelapa.

Rencananya, Kementerian Perhubungan akan menambah 1 kapal lagi sehingga bisa berangkat dari Pelabuhan Sunda Kelapa maupun Kepulauan Seribu.


Sumber : http://finance.detik.com/read/2016/01/28/171626/3129714/4/km-sabuk-nusantara-46-layani-rute-sunda-kelapa-kepulauan-seribu-pp

Read More »

0 komentar
Sebanyak 40 ibu rumah tangga warga Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu diberikan pelatihan pijat refleksi dari Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK).

"Yang pasti agar dapat meningkatkan pendapatan atau penghasilan warga, karena potensi wisata Pulau Tidung ini sangat besar," ujar Syahril Ma’mun, Ketua LMK Pulau Tidung, Selasa (5/1).

Dikatakan Syahril, Pulau Tidung merupakan salah satu tujuna wisata favorit. Pelatihan tersebut diberikan agar warga khususnya ibu rumah tangga dapat menjadi terapi pijit bagi wisatawan yang berkunjung. 


"Harapannya dapat menciptakan peluang kerja di bidang jasa kesehatan dan menjadi penghasilan tambahan bagi warga nantinya," tandasnya.

Sumber : http://www.beritajakarta.com/read/23460/40_Warga_Pulau_Tidung_Diberi_Pelatihan



Read More »

0 komentar
Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP John Weynart Hutagalung mengimbau wisatawan untuk berhati-hati dengan tidak berenang di pantai saat cuaca buruk, seperti sekarang ini.

"Cuaca saat ini sedang ekstrim, jadi lebih baik tidak berenang dulu. Kalau mau berenang hendaknya menggunakan life jacket, agar lebih aman," pesan Jhon, Selasa (5/1).

Ditambahkan John, polisi dan posko informasi siap memberikan informasi terkait cuaca maupun lokasi-lokasi yang akan digunakan untuk berenang. "Kami siap melayani masyarakat, terkait informasi dan keamanan," imbuhnya.

Sebelumnya, Polres Kepulauan Seribu berhasil mengevakuasi dua korban tenggelam yang ditemukan tewas akibat terseret arus di Pulau Air, perairan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara. Korban diketahui warga Bekasi, Jawa Barat, yang tengah menikmati liburan tahun baru, Sabtu (2/1) lalu.

Sumber : http://www.beritajakarta.com/read/23458/Cuaca_Buruk_Wisatawan_Kepulauan_Seribu_Diimbau_Tak_Berenang



Read More »

0 komentar
Wisatawan yang datang ke Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, secara mandiri tanpa melalui jasa travel ataupun pemandu harus melaporkan diri ke posko informasi dan pengurus RT/RW. Ini untuk memudahkan pengawasan dan pemantauan.

"Terutama bagi mereka yang ingin berenang atau datang ke pulau kosong tanpa didampingi travel maupun pemandu," ujar Ardani, Lurah Pulau Panggang, Selasa (5/1).

Menurut Ardani, wisatawan yang ingin berenang lebih aman dipandu oleh pihak yang mempunyai pengalaman.

“Kami sudah koordinasi dengan seluruh pihak agar menegur wisatawan yang berlibur di pulau kosong tanpa melapor atau didampingi oleh pemandu wisata, bila perlu dipulangkan," tandasnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (2/1) lalu, dua wisatawan asal Bekasi, Jawa Barat ditemukan meninggal setelah tenggelam saat berenang di Pulau Air. Dua wisatawan tersebut datang sendiri dan berenang tanpa didampingi pemandu wisata.


Sumber : http://www.beritajakarta.com/read/23451/Wisatawan_Mandiri_di_Pulau_Seribu_Wajib_Lapor



Read More »

0 komentar
Untuk itu, agar kinerja pelayanan tidak terganggu, Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu mengusulkan agar rapat yang tidak terlalu penting dilakukan menggunakan media telekonferensi.

"Kita meminta agar rapat-rapat dikurangi, kecuali sangat mendesak dan urgent, makanya kita usulkan segera ditambah jaringannya, jadi rapat cukup menggunakan teleconference saja," ujar Ismer Harahap, Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Senin (4/1).

Selain memakan waktu dan biaya tinggi, kata Ismer, rapat yang digelar di darat tergantung cuaca. Saat kondisi ekstrem, gelombang laut cukup tinggi. Namun, hal itu dapat diatasi menggunakan telekonferensi. 


"Khusus di Pulau Karya dan Pulau Pramuka harus bagus jaringan internetnya, karena bukan saja menyangkut pelayanan, tetapi juga terkait administrasi dan gaji pegawai," katanya.


Sebelumnya, mulai Senin (4/1), Kantor Perwakilan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, di Gedung Mitra Praja, Sunter Jakarta Utara, dipindahkan ke Pulau Karya, Kepulauan Seribu Utara, khususnya bagi unit kerja perangkat daerah (UKPD). Sementara Pusat Administrasi Kabupaten masih tetap di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara.


Sumber : http://www.beritajakarta.com/read/23403/Pemkab_Usulkan_Rapat_Gunakan_Telekonferensi

Read More »

0 komentar
Hari pertama masuk kerja di awal tahun, Pemkab Administrasi Kepulauan Seribu langsung mengadakan tes urine bagi seluruh staf dan pejabat eselon IV di Pulau Karya, Kepulauan Seribu Utara. Tes urine ini hasil kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Utara.

Sebanyak 200 pegawai mengikuti tes urine untuk mengecek penggunaan narkoba di kalangan pegawai, sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta. Tes ini bertujuan agar para pegawai Pemprov DKI terbebas dari narkoba.

"Tes urine hari ini sengaja dilakukan mendadak dan tidak diinformasikan kepada pegawai," kata Ismer Harahap, Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Senin (4/1).

Ismer berharap, dari hasil tes urine tersebut tidak ditemukan adanya pegawai yang terindikasi pengguna narkoba. "Mudah-mudahan hasilnya nihil. Kalau ada yang positif pengguna, langsung kita sanksi," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Jakarta Utara, AKBP Yuanita Amelia Sari menambahkan, mengawali tahun 2016 ini, pihaknya melaksanakan tes urine dengan semangat bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bebas dari narkoba, khususnya pegawai Pemkab Administrasi Kepulauan Seribu.

"Ini komitmen bersama antara Pemkab Kepulauan Seribu dan BNN Jakarta Utara. Hasilnya nanti kita langsung serahkan kepada Bupati Budi Utomo," ujar Yuanita.



Sumber : http://www.beritajakarta.com/read/23410/Hari_Pertama_Kerja_Pemkab_Gelar_Tes_Urine_Pegawai#.VoxGQh6ICM8



Read More »